Ngopi (bahasa Pontianak) atau “ngumpul sambil minum kopi” sepertinya sudah menjadi rutinitas atau bahkan kebutuhan yang tak terelakkan bagi sebagian besar masyarakat Kota Pontianak. Kebiasaan ini sesungguhnya juga telah mendarah daging, diadopsi dari tradisi para nenek moyang kita yang selalu menanamkan jalinan silaturahmi kepada orang-orang disekitar kita. Baik itu kepada sanak sodara, kerabat dan juga sahabat.
Dimana sepertinya masyarakat Pontianak merasa akan sedikitnya variasi tempat hiburan yang bisa didapat di kota kecil ini. Maka “Ngopi” pun jadi alternatif utama untuk melepas kejenuhan, penat dan stress akan kegiatan sehari-hari.
Salah satu tempat favorit di Kota Pontianak ialah kawasan Jalan Gajah Mada yang terletak di pusat kota dan dijuluki "Hongkong-nya Pontianak". Di tempat ini, ratusan bahkan mungkin ribuan orang dari berbagai kalangan memenuhi deretan warung kopi hampir di setiap malamnya
Di sepanjang Jalan Gajah Mada tersebut, tertata puluhan warung-warung yang menjajakan kopi andalan Kota Khatulistiwa. Hampir setiap warung disana, dijejali oleh warga Pontianak. Mulai saat matahari tenggelam hingga dinihari.
Dinamakan kopi pancong merujuk pada cara meracik kopi itu sendiri. Yakni dengan ‘memancung’ ampas kopi. Sehingga, kopi yang disajikan sudah tidak ada ampasnya.
“Kopi pancong" ya karena ampas yang dipenggal atau di pancung. Jadi, saat menyeduh kopi, ampasnya disaring sebelum disajikan. Tradisi ngopi semacam ini juga sudah berlangsung sejak lama dan menjadi tren anak muda disini.
Karena sudah menjadi tren, kopi pancong ini juga mempunyai julukan tersendiri bagi pergaulan disana. Yakni, ‘kopinya dikit, duduknya lama’. Pasalnya, hanya dengan secangkir kopi, warga Pontianak bisa berjam-jam nongkrong sembari ngobrol, berkumpul dengan para sahabat dan kerabat.
Citarasa kopi pancong ini juga memiliki kekhasan tersendiri. Kopinya yang kental dengan keharuman kopi yang kuat, semakin menambah citarasa. Keharuman kopi ini yang membuat ketagihan untuk menikmatinya. Selain menikmati hidangan kopi, anak-anak muda juga disuguhi aneka gorengan
Tidak sedikit pula warung-warung kopi disana yang menyediakan fasilitas hotspot untuk kenyamanan pengunjung dalam berselancar di dunia maya sembari nongkrong dan menikmati kopi pancong.
baca juga : kopi pancong, tren anak muda Pontianak

ngopi di pinggiran kapuas lebih menyenangkan...
BalasHapusdiantara dengung poton dan asap menggepul
kapuas oh kapuas
ibu para sungai..
pontianak memang kota yang menyenangkan...
"ditunggu kunjungan baliknya"
yap, itu juga salah satu alternatif t4 "ngopi" di pontianak masbro...
BalasHapusthanks for the review n your comment.... :)